Mini laptop berbasis open source
Posted on February 16, 2008
Tahun 2008 ini bisa dibilang tahun kebangkitan open-source. Semakin banyak vendor vendor hardware baik PC, gadget dan mobile phone yang menggunakan sistem operasi serta aplikasi berbasis open source. Salah satu trend yaitu lahirnya laptop ultra ringan yang menggunakan linux sebagai sistem operasi default mereka ditambah aplikasi-aplikasi open-source lainnya. Asus EEE dan Everex adalah sebagian dari vendor hardware yang mengeluarkan produk laptop ultra ringan berbasis linux.
Asus EEE
Perusahan taiwan ini sempat mengejutkan pers dengan berani mengeluarkan produk mini laptop Asus EEE. Laptop berukuran layar 7″ ini dilengkapi fitur standard layaknya notebook nemun tanpa hardisk, sebagai pengganti-nya digunakan solid state disk berukuran mulai dari 4GB. Yang menarik dari Asus EEE adalah penggunaan sistem operasi Xandros yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa. harga yang menarik berkisar antara $US 299 s/d $450 an membuat Asus EEE PC menjadi alternatif pecinta linux yang menginginkan sebuah mini laptop yang ringan.
Everex Cloudbook
Tidak mau kalah dengan Asus, Everex sebuah perusahaan berbasis di amerika, membuat sebuah mini laptop dengan fitur layaknya notebook biasa. Memiliki layar 7″ dan menariknya, cloudbook juga dilengkapi oleh harddisk 30GB tidak seperti Asus EEE. Cloudbook menggunakan gOS sebagai sistem operasi default. Aplikasi yang siap digunakan antara lain Mozilla Firefox, gMail, Meebo, Skype, Wikipedia, GIMP, Blogger, YouTube, Xing Movie Player, RythemBox, Faqly, Facebook and OpenOffice.org 2.3. harganya pun cukup bersaing yaitu $US 399.
Dengan semakin banyaknya dukungan vendor untuk menggunakan sistem operasi dan aplikasi open source, menjadikan semakin banyak pilihan bagi pengguna awam dalam menggunakan aplikasi open source
» Filed Under Hardware, Linux, Review
Comments
One Response to “Mini laptop berbasis open source”
Leave a Reply

waaaaaaaaaaaah,maw dUnd..
kci Taw dUnd bLina dmn??
T’UTama d’Dae SOLO.mkci^_^